Detail
Arab Saudi akan memfinalisasi kesepakatan yang telah lama dicari dengan Amerika Serikat yang akan mentransfer teknologi nuklir Amerika ke kerajaan tersebut, menandai pencapaian diplomatik yang signifikan bagi Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Perjanjian tersebut, yang diharapkan akan ditandatangani pada hari Rabu, telah kontroversial karena kekhawatiran tentang proliferasi nuklir di Timur Tengah. Kesepakatan itu akan memungkinkan Arab Saudi untuk mengembangkan program nuklir sipil dengan bantuan AS, tetapi para kritikus khawatir hal itu dapat menyebabkan perlombaan senjata di kawasan tersebut. Pengumuman ini muncul setelah negosiasi bertahun-tahun dan mencerminkan kemitraan strategis yang semakin dalam antara Washington dan Riyadh.
0
0
0
0