Detail
Korps Garda Revolusi Islam Iran telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pusat data yang dioperasikan oleh Amazon, dengan tuduhan bahwa fasilitas tersebut menyediakan dukungan intelijen kepada militer AS. Pengumuman tersebut dibuat sebagai bagian dari apa yang digambarkan Iran sebagai gelombang ke-27 dari operasi 'Victory-2' mereka. Pernyataan tersebut tidak menyebutkan lokasi pusat data yang menjadi sasaran. Ini menyusul laporan sebelumnya pada tanggal 22, di mana angkatan bersenjata Iran mengklaim telah menyerang infrastruktur data pusat Amazon di Bahrain, menandainya sebagai situs kunci untuk pertukaran informasi militer AS. Insiden tersebut kemungkinan akan meningkatkan ketegangan geopolitik, berpotensi mempengaruhi selera risiko di pasar keuangan, termasuk mata uang kripto, karena investor memantau eskalasi lebih lanjut.
0
0
0
0